Cancel
Login

Diskusi Hukum Acara Perdata Bulan Agustus 2018

27Aug

Category Berita
Written by admin istrator

Pada hari ini, Senin tanggal 27 Agustus 2018 pada jam 08.30 WIB dilaksanakan diskusi bulanan yang diikuti secara terbatas oleh Personel Pengadilan Negeri Mempawah. Peserta diskusi ini di antaranya adalah Ketua, para Hakim, Panitera, Panitera Muda, Panitera Pengganti, Jurusita / Jurusita Pengganti, dan Cakim. Diskusi yang diadakan secara rutin setiap satu bulan sekali tersebut adalah suatu kegiatan inovatif untuk membahas hal-hal yang menyangkut aspek hukum, tidak terbatas pada teori dan praktek hukum khususnya hukum acara pidana dan/atau perdata saja namun kasus-kasus hukum aktual yang berkaitan dengan penanganan perkara, serta tanya jawab hal-hal yang berkaitan dengan hukum pun didiskusikan.

Untuk agenda pada kali ini, tema diskusi lebih berfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan konvensi, rekonvensi, intervensi, putusan serta merta dan putusan provisi. Konvensi merupakan istilah lain dari gugatan, dengan demikian dapat dipahami bahwa rekonvensi adalah gugatan balik yang diajukan Tergugat kepada Penggugat. Rekonvensi diajukan oleh Tergugat pada jawaban pertama bersamaan dengan pengajuan eksepsi.
Intervensi adalah masuknya pihak ketiga dalam sengketa/ perkara perdata yang sedang berjalan. Dikenal ada tiga jenis intervensi yaitu voeging, tussenkomft dan vrijwaring. Voeging adalah masuknya pihak ketiga untuk membela atau memihak kepada pihak Penggugat/ Tergugat. Tussenkomft adalah masuknya pihak ketiga untuk membela kepentingannya sendiri. Sedangkan Vrijwaring adalah masuknya pihak ketiga karena ditarik biasanya oleh Tergugat untuk menjadi penanggung.
Putusan provisi merupakan putusan menjawab tuntutan provisional, yaitu permasalahan pihak yang bersangkutan agar sementara diadakan tindakan pendahuluan guna kepentingan salah satu pihak. Putusan provisi dijatuhkan oleh Hakim melalui putusan sela.
Putusan serta merta dikenal juga dengan istilah uitverbarr bij vooraad adalah putusan yang dapat langsung dilaksanakan. Artinya, putusan yang dijatuhkan oleh Hakim dapat langsung dieksekusi, meskipun putusan tersebut belum memperoleh kekuatan hukum tetap.

Demikianlah gambaran sekilas tentang proses jalannya diskusi hukum yang selesai dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB ini. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan sebagai bentuk kesadaran Pegawai Pengadilan Negeri Mempawah untuk terus meningkatkan kualitas terutama hal-hal yang berkaitan dengan Teknis Yudisial. Penguasaan bidang Teknis Yudisial ini pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan hukum di Pengadilan Negeri Mempawah.
 
 

Comments

There are no comments

Post a comment